Hubungi Kami

Kehidupan dalam Perspektif Al-Qur’an dan Biologi Modern: Dialog antara Wahyu, Tafsir, dan Sains
Harga aslinya adalah: Rp80,000.00.Rp72,000.00Harga saat ini adalah: Rp72,000.00.
| Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta1. Setiap orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).2. Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin pencipta atau pemegang hak cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).3. Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin pencipta atau pemegang hak melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).4. Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah). |
Kehidupan dalam Perspektif
Al-Qur’an dan Biologi Modern:
Dialog antara Wahyu, Tafsir, dan Sains
©2026
Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang
Penulis :
Khoirul Anwar Syarifuddin
Aunatul Malihah
Editor: Shafyan Khairus Shaleh
Ilustrator: Rohatin
Cetakan Pertama, September 2026
viii+152 halaman; 15,5 cm x 23 cm
ISBN : 978-634-05-5420-5
QRCBN : 62-4121-5133-295
QRSBN : 62-0336-04052-2
Kehidupan dipahami sebagai proses biologis, tanda kekuasaan Allah, sumber perenungan, serta amanah yang menuntut tanggung jawab manusia. Makna ḥayāh dalam Al-Qur’an, peran air sebagai unsur penting kehidupan, penciptaan manusia dan makhluk hidup, persoalan evolusi, keanekaragaman hayati, keseimbangan ekosistem, dan tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Al-Qur’an bukan sebagai buku teks biologi dan biologi bukan sebagai alat pembukti wahyu, melainkan keduanya sebagai ruang pengetahuan yang berbeda namun dapat berdialog secara kritis, proporsional, dan konstruktif.






Ulasan
Belum ada ulasan.